Notification

×

Iklan

Iklan

Dugaan Penyaluran Bantuan Pengungsi di Rusunawa Pandan Disorot Warga

Rabu, 18 Februari 2026 | 16:50 WIB |
Lurah Pasar Baru Japran Pasaribu Memberikan Kata Sambutan Dalam Penyerahan Bantuan dari PT. MBK di Rusunawa Pandan (Dok.Rahmat).


Kabardesa. CO. ID TAPTENG--Dugaan
Dugaan penyaluran bantuan yang belum tepat sasaran kembali mencuat di Rusunawa Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, yang saat ini difungsikan sebagai hunian sementara (huntara) bagi korban banjir dan longsor yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.


Sejumlah warga menyampaikan adanya indikasi ketidaksesuaian dalam proses pendataan serta distribusi bantuan yang diperuntukkan bagi para pengungsi. 


Meski demikian, informasi tersebut masih sebatas keterangan warga dan memerlukan klarifikasi dari pihak terkait.


Seorang warga berinisial AJ mengungkapkan, bantuan dari pemerintah maupun donatur disebut belum sepenuhnya diterima oleh pengungsi yang benar-benar menetap di Rusunawa.


“Bantuan yang diprioritaskan untuk pengungsi diduga belum sepenuhnya tepat sasaran. Ada yang menerima atas nama pengungsi, tetapi disebut tidak tinggal di Rusunawa,” ujar AJ kepada media ini.


Keterangan serupa juga disampaikan narasumber lain yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Ia menyebut terdapat dugaan pihak yang bukan penghuni huntara turut menerima bantuan. Namun, ia tidak merinci identitas maupun keterlibatan pihak yang dimaksud.


“Kami melihat ada yang diduga bukan pengungsi ikut mengambil bantuan. Hal itu sempat memicu ketegangan beberapa waktu lalu,” ujarnya.


Media ini juga menerima rekaman video yang diduga diambil di aula Rusunawa Pandan. Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah orang mengenakan pakaian dinas berwarna cokelat khaki yang identik dengan seragam Satuan Polisi Pamong Praja terlihat berada di lokasi penyaluran bantuan dan membawa tilam dari dalam aula.


Namun demikian, hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah individu dalam video tersebut merupakan anggota aktif Satpol PP ataupun dalam kapasitas apa mereka menerima bantuan tersebut.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, bantuan dari PT Mitra Bisnis Keluarga Ventura disalurkan kepada pengungsi di Rusunawa pada Senin, 16 Februari 2026. Bantuan tersebut terdiri dari 106 unit tilam dan 100 unit kompor gas. 


Penyaluran bantuan turut dihadiri Asisten Regional Manager MBK wilayah Sumatera Utara, Ina Nurul Inayah, serta Lurah Pasar Baru, Japran Pasaribu.


Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah telah dihubungi melalui pesan WhatsApp sebanyak dua kali guna memperoleh konfirmasi terkait dugaan tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat tanggapan resmi yang diberikan.


Sejumlah warga menyebut dugaan ketidaktepatan sasaran bantuan tersebut sempat memicu gesekan antara penghuni Rusunawa dan sebagian pengungsi pada 30 Januari 2026. Meski demikian, situasi disebut telah kembali kondusif.
×
Berita Terbaru Update