Notification

×

Iklan

Iklan

Pimpin Upacara Virtual, Gubernur Suhardi Duka Ajak ASN Jadikan Pekerjaan sebagai Ibadah

Kamis, 19 Februari 2026 | 05:06 WIB |

Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka memimpin rapat upacara secara virtual yang diikuti seluruh jajaran Pemprov Sulbar (foto frd/Hkm) 

Kabardesa. CO. ID SULBAR--- Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka memimpin rapat upacara secara virtual yang diikuti seluruh jajaran Pemprov Sulbar, Rabu 18 Februari 2026.


Perubahan zaman harus menjadi bagian yang perlu diperhatikan agar bisa terus berinovasi dalam membangun daerah.


Oleh karena itu, semuanya harus memperbaiki tata kelola pemerintahan, memperbaiki mental, dan memperkuat integritas. Dalam Rapat Koordinasi Nasional beberapa waktu lalu, Bapak Presiden menyampaikan pentingnya statecraft, yaitu pengelolaan negara secara terampil, cerdas, dan handal.


“Kita di Sulawesi Barat juga terus berbenah. Dalam hampir 10 tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Sulbar tidak pernah berada di atas nasional. Bahkan sempat ditargetkan hanya 3,85 persen. Namun dengan kerja keras dan doa, kita mampu tumbuh 5,36 persen pada 2025, di atas pertumbuhan nasional,” ungkap Suhardi Duka.


Ia menambahkan kemiskinan juga berhasil ditekan sekitar 0,6 hingga 0,7 persen. Artinya pertumbuhan kita mulai inklusif dan berada di jalur yang benar.


“Tahun 2026 menjadi tahun yang berat karena adanya efisiensi dan pemotongan anggaran yang cukup besar. Namun saya tidak pesimis. Setiap cobaan yang diberikan Tuhan pasti sesuai dengan kemampuan hamba-Nya. Kita harus optimis,” tambahnya 


Kuncinya adalah niat yang baik, mental yang kuat, kecerdasan, koordinasi, dan kekompakan. Jadikan setiap pekerjaan sebagai ibadah. Datang ke kantor bukan sebagai beban, tetapi sebagai pengabdian untuk masyarakat.


“Di bulan suci Ramadan ini, mari kita tingkatkan ibadah. Saya secara pribadi memohon maaf apabila selama menjalankan tugas ada kata atau tindakan yang kurang berkenan. Tidak pernah ada niat untuk menyakiti siapa pun. Semua ASN di Sulawesi Barat adalah saudara-saudara saya dalam membangun daerah ini,” ujarnya.


“Akhirnya, saya mengucapkan Marhaban ya Ramadan. Barang siapa menyambut Ramadan dengan penuh iman dan kegembiraan, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya. Di bulan inilah Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia.!Semoga Ramadan menjadi momentum pembersihan diri dan penguatan komitmen kita dalam membangun daerah,” tandasnya. 

×
Berita Terbaru Update