
Tujuh Korban Belum Ditemukan, Keluarga Tolak Penyisiran Manual di Sibio-bio (foto Rahmat)
Upaya penyisiran lanjutan yang direncanakan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimda) setempat, Kamis (12/2/2026), tertunda setelah keluarga korban menolak metode pencarian manual yang dinilai kurang efektif.
Data yang dihimpun menyebutkan, dari total 11 korban jiwa dalam peristiwa tersebut, empat orang telah ditemukan melalui pencarian yang dilakukan keluarga bersama masyarakat dan aparatur desa. Sementara tujuh korban lainnya hingga kini masih dalam pencarian.
Penolakan disampaikan langsung oleh perwakilan keluarga korban di hadapan tim gabungan yang terdiri dari unsur kecamatan, TNI, Polri, BPBD, dan relawan.
Keluarga menyatakan pencarian manual seharusnya dilakukan sejak awal kejadian, bukan ketika waktu telah berjalan hampir tiga bulan.
“Kami menghargai kehadiran pemerintah. Namun dengan kondisi sekarang, kami berharap pencarian didukung peralatan yang lebih memadai agar peluang menemukan korban lebih besar,” ujar salah satu perwakilan keluarga korban.
Menurut keluarga, tanpa dukungan alat pendeteksi atau teknologi pencarian, penyisiran dikhawatirkan tidak memberikan hasil signifikan. Mereka meminta pemerintah mempertimbangkan penggunaan peralatan tambahan sebelum proses pencarian dilanjutkan.
Menanggapi hal tersebut, Camat Sibabangun, Romulus Simanullang, menyatakan pemerintah kecamatan tetap berkomitmen membantu proses pencarian sesuai kewenangan yang ada. Aspirasi keluarga, kata dia, akan diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk mendapatkan tindak lanjut.
“Kami memahami harapan keluarga korban. Pemerintah kecamatan akan menyampaikan permintaan tersebut ke tingkat kabupaten agar dapat dipertimbangkan langkah selanjutnya,” ujar Romulus.
Dalam kesempatan yang sama, keluarga korban juga menanyakan perkembangan realisasi Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga terdampak bencana.
Camat menjelaskan bahwa proses DTH telah melalui tahapan administrasi dan verifikasi, serta dokumen telah ditandatangani Bupati pada pekan lalu. Bantuan, kata dia, akan disalurkan kepada warga yang memenuhi kriteria sesuai ketentuan yang berlaku. (Rahmat)