Notification

×

Iklan

.

Iklan

.

Advetorial

Diskominfosandi Sinjai, Turut Andil Dukung Pj Bupati Sinjai Terkait Penurunan Stunting

| Januari 12, 2024 WIB
Dr.Mansyur, Kadiskominfosandi Sinjai (foto dok)

 Kabardesa.co.id, SINJAI – Dalam rangka pencapaian program strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, yang dalam hal ini menyasar 8 program prioritas yang menjadi fokus target pelaksanaan kegiatan, Pj Bupati Sinjai T.R. Fahsul Falah meminta gerak cepat dari para pimpinan perangkat daerah dalam melaksanakan kolaborasi, baik dalam menekan laju inflasi dengan menjaga keamanan pangan serta penanganan stunting yang membutuhkan gerak cepat para pimpinan perangkat daerah.

Salah satu poin dari 8 program prioritas yang menjadi fokus perhatian, yakni Penanganan stunting menjadi perhatian serius Penjabat (Pj) Bupati Sinjai, T.R Fahsul Falah. Bahkan, komitmen itu dibuktikan dengan mengerahkan 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengeroyok kasus Stunting di Bumi Panrita Kitta’.

Dalam hal konvergensi penanganan stunting itu, Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Sinjai merukana salah satu OPD yang turun berPeran melakukan sosialisasi dan kampanye penanganan stunting atau penyebarluasan informasi publik.

Dr. Mansyur Kadis Kominfosandi Sinjai, Jumat (12/01/2024) menjelaskan, penanganan stunting menjadi komitmen Pj Bupati Sinjai dengan melibatkan 10 OPD terkait dengan total anggaran Rp6,4 miliar yang bersumber dari Dana Insentif Fiskal (DIF) tahun 2023.
Hal itu sesuai Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) Nomor 97 Tahun 2023 Tentang Insentif Fiskal untuk Penghargaan Kinerja Tahun Berjalan Kategori Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pada Tahun Anggaran 2023.

Mantan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Sinjai ini menambahkan, terdapat 59 sub kegiatan, dimana didalamnya terdapat sub kegiatan sosialisasi dan kampanye penanganan stunting yang dikelola oleh Diskominfosandi Sinjai.

Dia menambahkan, peran Diskominfosandi Sinjai yang dilakukan adalah penyebarluasan informasi dan kampanye Stunting yang dilakukan akhir November 2023 lalu di Lapangan Nasional (Lapnas) Sinjai.
Kegiatan lainnya, menyampaikan pesan penangangan Stunting melalui spanduk yang disebar di seluruh kecamatan, termasuk di 80 Desa dan Kelurahan yang ada di Kabupaten Sinjai.

“Kita juga sudah sebar spanduk ke kecamatan dan desa untuk dipasang dan menjadi bahan pengingat bagi masyarakat yang merupakan bagian dari kampanye stunting yang kita lakukan,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Mansyur, untuk penyebaran dan sosialisasi terkait penanganan stunting, juga dilakukan melalui peningkatan kualitas siaran Radio dan televise Sinjai, agar maksimal sampai ke masyarakat Sinjai dan itu sudah sesuai dengan petunjuk teknis yang diatur dalam sub kegiatan yang berkaitan dengan sosialisasi dan kampanye Stunting.

Sekadar diketahui selain Diskominfosandi, sembilan OPD lingkup Pemkab Sinjai yang terlibat langsung dalam penanganan stunting, diantaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana (DP3AP2KB), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Lalu, Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sinjai.(Man)

×
Berita Terbaru Update