Notification

×

Iklan

.

Iklan

.

Advetorial

Terlambat Selesaikan Pekerjaan, Kontraktor SPAM Batu Gading Kena Denda

| Oktober 03, 2023 WIB

 


BONE,KABARDESA.co.id,- Kontraktor Proyek Sistem Penyediaan  Air Minum ( SPAM ) Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR ) Kabupaten Bone yang di Desa Batu Gading Kecamatan Mare,belum juga menyelesaikan pekerjaannya hingga batas kontrak akhir bulan September kemarin.


Dari pantauan kabardesa.co.id di lokasi proyek, tampak pipa ke sumur belum ada, selain itu Kwh belum ada dan bak penampungan belum terpasang.


Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) DBMCKTR, Jumran yang dikonfirmasi pada Selasa pagi ( 03/10/2023) mengutarakan bahwa batas kontrak proyek tersebut  diakhir September dan kalaupun belum selesai maka akan kena denda.


" Kalau tidak salah batas kontraknya akhir september, didenda kalau belum selesai" ujarnya.


Terkait sumber air yang digunakan bukanlah pengeboran  tapi sumur, direktur CV Adibakti merupakan rekanan proyek tersebut,mengatakan bahwa dalam penganggaran memang tidak ada untuk pengeboran.


"Tdk ada pengeboran disana... Untuk batu gading
Di RAB nya Tidak ada..." Tulis Anto melalui media whatsapp ( Senin,02/10/2023).


Saat ini ditanya terkait anggaran dan juga sasaran rumah, pihak kontraktor hanya menyebutkan kalau anggaran untuk SPAM Desa Batu Gading adalah 200 juta dan terkait jumlah Sambungan Rumah ( SR ) memilih tidak merespon.


Sebelumnya, Sumber air proyek Sistem Penyediaan Air Minum ( SPAM ) Dinas Bina Marga,Cipta Karya dan Tata Ruang ( BMCKTR ) Kabupaten Bone di Desa Batu Gading Kecamatan Mare Kabupaten Bone berpotensi merugikan sebagian masyarakat.


Dari pantauan kabardesa.co.id di lokasi sumber air yang bakal digunakan oleh kontraktor merupakan salah satu sumur yang dijadikan belasan masyarakat kepala rumah tangga sebagai sumber airnya,hal ini terlihat ada belasan dinamo masyakat di sumur tersebut.


Salah satu warga yang ditemui disekitar sumur, mengutarakan bahwa jika SPAM ini sudah berfungsi maka besar kemungkinan masyarakat yang punya dinamo disumur tersebut tidak kebagian air karena mata air sumur tersebut tidaklah besar.


" Bakalan  tidak dapatki air kalau jalanmi ini SPAM karena hampir 20 dinamo masyarakat disini dan ini merupakan sumbernya dapatkan air," ujar salah satu warga yang dirahasiakan identitasnya.


Sampai saat ini proyek tersebut belum juga berfungsi karena Kwh dan juga penampungan airnya belum juga terpasang, selain itu beberapa material SPAM tidak berlogo SNI.

×
Berita Terbaru Update