Notification

×

Iklan

.

Iklan

.

Advetorial

Setahun, Kaki Bocah 7 Tahun Warga Situbondo Hampir Membusuk

| Juli 09, 2023 WIB

Kondisi RDS bocah berusia tujuh tahun usai mengalami luka bakar sejak 11 tahun lalu


Kabardesa.co.id, Situbondo Jatim - Bocah berusia 7 tahun RDS, warga Desa Sumberanyar Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo harus menanggung sakit  dengan kondisi bekas luka bakar parah sekujur tubuh dan di kaki yang tak kunjung sembuh sejak  11 bulan silam. Minggu (9/7/2023). 


Selama. 11 bulan anak berusia 7 tahun itu, hanya bisa pasrah berbaring dan sesekali duduk menghibur diri didepan rumah untuk melihat kakak dan anak - anak lain seusianya bermain  dihalaman rumah orang tuanya yang hanya berlantai tanah. 


Dengan mata berkaca-kaca Sumarsono (35) tahun menceritakan awal anak ketiganya tersebut mengalami kecelakaan saat bermain layangan dengan kawan - kawan sebayanya. 


"Saat itu di rumah ada kami sedang mempersiapkan acara selamatan 100 hari ibunya anak-anak meminggal, saya kaget dengar suara tangisan yang keras dari RDS dengan kondisi luka bakar sangat parah sekujur tubuhnya, " Ucap Sumarsono saat di datangi dua orang wartawan. dirumahnya. 


Usai memberikan pertolongan dan pengobatan seadanya, Sumarsono membawa anaknya ke Puskesmas dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Situbondo. 


"Setelah beberpa hari dalam penangan dokter, kami pulang dengan biaya dibantu oleh para relawan, cuma hingga saat ini Raditya trauma kalau melihat dokter atau orang berbaju putih seperti dokter, mukanya langsung pucat takut di bawa ke rumah sakit lagi, " ungkap Sumarsono. 


Sumarsono mengaku, selama 10 bulan sejak anaknya keluar dari rumah sakit, dirinya memberikan obat seadanya seperti salep atau obat luar yang dibelinya apotik dan terkadang dari Rumah Sakit karena dirinya tak mampu membeli obat mahal. 


"Selama ini ya untuk keluar masuk rumah harus dibopong mas, dan untuk jika ada uang saya belikan ke apotik salep dan lain-lain, alhamdulilah terkadang juga ada donatur kesini, " imbuhnya yang mengaku tak mudah karena harus berperan sebagai ibu dan Bapak sekaligus karena istrinya meninggal. 

Foto : istimewa

Penderitaan RDS (7) menggugah hati beberapa orang wartawan untuk melihat langsung kondisinya. Pimpinan Perusahaan PT Narasi News grup Izzul Mutaaqin yang datang bersama awak media Kabardesa. co. id, mengatakan, dirinya mendapat informasi bahwa di desa tersebut terdapat anak yang mrngalami luka bakar parah sudah satu tahun. 


"Kita ingin melihat keadaan yang bersangkutan sekaligus memotivasi dan siapa tahu bisa sedikit membantu untuk proses percepatan penyembahan, kita sangat prihatin dengan kondisi adik RDS, " tukas Izzul. 


Lebih lanjut Izzul mengatakan, akan segera melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk membanti menangani proses kesembuhan  Raditya. 


 

×
Berita Terbaru Update