Notification

×

Iklan

.

Iklan

.

Advetorial

Kepsek MTs GUPPI Kresnomulyo Diduga Korupsi Dana BOS dan Pungutan Liar

| Mei 30, 2023 WIB
Gedung sekolah MTs GUPPI Kresnomulyo. (Tim)


PRINGSEWU, KABARDESA.CO.ID    - Gedung sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Gabungan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam (GUPPI), Kresnomulyo, Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung kondisinya sangat memperihatinkan. Selain bagian dinding gedung sekolah diduga sejak lama tidak pernah dilakukan pengecatan, termasuk bagian jendela dan ventilasi udara terbilang mengalami kerusakan cukup parah.



Tidak hanya itu, berdasarkan amatan wartawan ini, nampak seperti meja dan kursi yang dipakai oleh siswa sudah tidak layak lagi digunakan lantaran banyak mengalami rusak berat. Seperti bagian meja yang sudah keropos, bagian kursi sudah tidak memiliki sandaran punggung, hingga kondisi tersebut sudah membuat tidak nyaman para siswa untuk belajar. Bagian ventilasi udara, dan jendela yang rusak. Termasuk bagian atap gedung nampak sudah mulai merotol, sehingga tidak sedang lagi dipandang mata.


Berdasarkan keterangan Sobri salah seorang guru mengatakan, sebanyak 200 siswa bersekolah di MTs GUPPI Kresnomulyo dan sekolah tersebut menerima Dana Biaya Operasional Sekolah (BOS)


Alhasil kepala sekolah MTs GUPPI diduga kuat melakukan praktek korupsi Dana BOS.



Dimana sekolah tersebut masih dipungut Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Termasuk juga siswa di MTs tersebut diwajibkan untuk memiliki buku Lembaran Kerja Siswa (LKS) yang dibeli dari pihak sekolah.


" Disekolah ini aturannya ketika siswa tidak melunasi pembayaran SPP dan LKS termasuk tunggakan yang lainnya itu tidak dapat menerima raport dan ijasah, "kata Sobri, Senin (29/5/23).


Selain daripada itu, dugaan pungli terjadi dan sudah berlangsung lama disekolah MTs GUPPI Kresnomulyo. Sobri menjelaskan, setiap sekolah mengadakan perpisahan siswa, itu dipungut iuran berupa uang terhadap siswa.Termasuk juga para siswa diwajibkan membawa makanan dari rumah ke kesekolah.


"Acara perpisahan disini dipungut iuran dan siswa juga harus membawa makanan ke kesekolah untuk disajikan dalam acara perpisahan, misalnya acara perpisahan kemarin. Namun acara tersebut itu Siswa yang memintanya, "terang Sobri.


Sementara hingga berita ini ditayangkan, Kepala sekolah MTs GUPPI Kresnomulyo Ahmad Junaidi ketika hendak dikonfirmasi tidak berada di kantornya. Menurut keterangan beberapa guru disekolah tersebut bahwa sang kepala sekolah tersebut tidak ngantor, bahkan ketika disambangi dikediamannya dirinya tidak berada di rumah. ( Iwan/Tim )

×
Berita Terbaru Update