Notification

×

Iklan

.

Iklan

Realisasi DD Pekon Totokarto Diduga Mark'up Anggaran, Perhatikan Pembiayaan Smart Village dan Perpustakaan Digital?

| Januari 17, 2023 WIB
Kantor Pekon Toto Karto kecamatan adiluwih kabupaten Pringsewu. (Tim/Kabar Desa)

PRINGSEWU, KABAR DESA  - Realisasi Dana Desa Pekon Totokarto, kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu diduga bermasalah. Hal itu diketahui dari kisaran anggaran yang tidak sesuai dengan kegiatan yang ada baik kegiatan di segala sektor maupun pemberdayaan di pekon tersebut.


Semestinya, anggararan dana desa yang digelontorkan oleh pemerintah di salurkan ke seluruh Desa di indonesia harus lah berpedoman dan mengacu pada peraturan mentri desa ( permendes)  No 7 tahun 2022. Peraturan itu bertujuan secara umum dapat dinikmati oleh masyarakat Desa tersebut  secara menyeluruh, baik dalam segala  sektor baik imfrastruktur dan yang lain nya.


Untuk diketahui, Dana desa yang di terima oleh pekon Toto karto pada tahun anggaran tahun 2021 sebesar Rp 902.710.000.


Sementara di tahun 2022 menerima sebesar Rp. 788.640.000.


Parahnya, ada beberapa item kegiatan yang dalam pelaksanaan diduga banyak penyimpangan terindikasi terjadinya mark'up sehingga berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah. Dari realisasi yang dilaksanakan terjadi dugaan kelebihan anggaran pada beberapa item ditahun tersebut.


Mengutip Jaga.id, terdapat beberapa item yang tertera dihalaman wabsite tersebut ada beberapa kegiatan yang tidak sesuai dengan anggaran yang telah ditentukan seperti ditahun 2021 diantaranya yaitu :


1. Pekon aman covid sebesar Rp. 82.664.000.


2. Pendataan SDgs sebesar Rp. 33.334.750


3. Pengadaan bibit kelapa nias sebesar Rp. 49.500.000


4. Pengelolaan komunikasi dan imformasi lokal pekon sebesar Rp. 32.600.000


5. Pembangunan sumur bor di ( rt 021 rw 07 ) sebesar Rp 34.907.000


6. Pembangunan sumur bor di ( rt 020 rw 07 ) sebesar Rp 34.907.000


7. Pembangunan sumur bor  di ( rt 014 rw 05 ) sebesar Rp.34. 907.000.


8. Pembangunan sumur bor di ( rt 012 rw 04 ) sebesar Rp.34.907 000.


9. Pembangunan sumur bor di ( rt 05 rw 02 ) sebesar Rp.34.907.000.


10. Pelebaran badan jalan di ( rw 05 ) sebesar Rp.23.000.000.


11. Penggalian selokan panjang di ( rw 07 ) sebesar Rp 10.580.000.



Pun demikian ditahun 2022 terdapat kejanggalan dari beberapa item kegiatan seperti :


1. Bantuan bibit PKK/ KWT sebesar Rp 13.020.000. 


2. Bantuan bibit ikan dan peralatan  di dusun ( 01 s/d 07 ) sebesar Rp 32.045.000


3. Pembangun gorong gorong di ( didusun 007 rt 020 ) sebesar Rp 10.747.000


4. Pembangunan rabat beton di dusun ( 07 rt 19 ) sebesar Rp 82.654.000


5. Belanja barang dan jasa smart village sebesar Rp 67.000.000 . Termasuk belanja perpustakaan digital.


Demi keberimbangan berita ini, awak media berusaha untuk melakukan konfirmasi Ali Samad kepala Pekon setempat namun belum berhasil. Ketika disambangi dikantornya tidak berada ditempat.


Sementara itu dikonfirmasi melalui Sekretaris Pekon Totokarto Sadilan menjelaskan bawa semua item kegiatan di tahun 2021 dan 2022 sudah dilaksanakan sesuai dengan juklak dan juknisnya, termasuk juga pada kegiatan pembangunan infrastruktur.


"Bahwa semua yang berkaitan dengan pembangunan fisik baik tahun 2021dan tahun 2022 sudah kita laksanakan sesuai jucknis dan arahan pendamping desa,"timpalnya. (Tim)

×
Berita Terbaru Update