Notification

×

Iklan

Iklan

.

Tag Terpopuler

Empat Kecamatan di Kabupaten Barru Terendam Banjir

Selasa, 14 Januari 2020 | 14:11 WIB Last Updated 2020-04-06T05:12:25Z
KabarDesa.Co.Id, Barru - Empat Kecamatan di Kabupaten Barru terendam banjir, Minggu (12/1/2020). Empat kecamatan tersebut yaitu, Balusu, Soppeng Riaja, Mallusetasi dan Tanete Riaja.


Banjir ini diduga disebabkan hujan deras yang terjadi sejak semalam. Berdasarkan pantauan Sindonews di wilayah Kecamatan Balusu, Soppeng Riaja dan Mallusetasi arus air sangat deras berasal arah timur yaitu areal pegunungan. Hal itu mengakibatkan, banyak rumah warga yang terendam.

Di Kampung Salesso dan Bulu Dua, Desa Balusu hampir seluruh rumah terendam. Petugas penyelamat dari Indonesia Power nampak mondar mandir mengevakuasi korban.
Menurut seorang warga Barru, Karman, air mulai naik sejak pagi tadi dan ketinggian air terus bertambah hingga siang hari.

"Sekitar jam 7 tadi air naik. Dua dusun di wilayah ini terendam, jumlah rumah disini hampir 200-an," kata Karman.

Kejadian serupa juga terjadi di Desa Ajakkang, Pallae-Lampoko, Desa Manuba, Kelurahan Palanro, Bojo Baru, Lawallu, Pacciro-Takkalasi dan Cilellang. Di Desa Ajakkang, Kemacetan parah sepanjang ratusan meter terjadi akibat arus deras air di jalan poros Makassar-Pare.

Dibeberapa titik, polisi memberlakukan sistem buka tutup untuk mengurai kepadatan kendaraan yang menumpuk. Bersama warga setempat, polisi juga membantu pengguna sepeda motor untuk melalui arus air yang memotong jalan poros trans Sulawesi.

Kepala BPBD Barru, Nasriah yang ditemui mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui jumlah rumah yang terendam akibat banjir hari ini.

Nasriah menuturkan, tiga kecamatan yang terendam parah yaitu Mallusetasi, Soppeng Riaja dan Balusu.

"Anggota masih melakukan pendataan di lapangan dan mengevakuasi warga yang terjebak dirumahnya. Jadi sampai sekarang datanya belum terkumpul, yang pasti genangannya rata-rata lebih dari satu meter," kata Nasriah.

"Di Tanete Riaja ada genangan, tapi masih terkendali. Kita terus pantau juga disana," ujarnya.
×
Berita Terbaru Update