Notification

×

Iklan

Iklan

.

Tag Terpopuler

Pencairan Dana Desa di Sinjai Belum Maksimal

Rabu, 17 Juli 2019 | 13:30 WIB Last Updated 2020-04-07T08:04:07Z
AKSIOMA.CO.ID, SINJAI - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Sinjai menggelar rapat monitoring evaluasi (Monev) pengelolaan keuangan desa Tahun 2019.
Rapat yang juga membahas efektivitas pelaksanaan tugas terkait pengelolaan keuangan dan penyelenggaraan pemerintahan desa berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Selasa, (16/7/2019) itu juga dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Sinjai, Andi Kartini Ottong.
Saat ditemui usai kegiatan, Andi Kartini berharap, segala permasalahan yang terjadi mengenai keuangan desa dapat terselesaikan dengan baik. Berdasarkan laporan dari Sekretaris PMD Sinjai, kata dia, ada dua desa yang saat ini bermasalah dalam pencairannya. Yakni, Desa Arabika Kecamatan Sinjai Barat dan Desa Tellulimpoe.
"Saya berharap untuk segera mencarikan solusi ke dua Desa ini agar tidak bermasalah sampai ke ranah hukum," ujarnya.
Untuk itu dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan rapat khusus mengenai permasalahan dua desa tersebut.
"Insyaa Allah, rapat resminya nanti hari kamis. Paling lambat itu kita duduk bersama untuk mencarikan solusi agar tidak lagi bermasalah di Tahun 2020," tegasnya.
Lebih lanjut dikatakan Kartini, hingga tanggal 15 Juli 2019 sedikitnya baru tujuh desa yang telah melakukan pencairan dana desa tahap ke dua.
"Sehingga saya berharap untuk 60 Desa agar segera mencairkan tahap ke dua ini karena seharusnya sudah cair karena ini sudah memasuki Triwulan ke tiga," kata Kartini.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Desa PMD Sinjai, Abdul Halik menuturkan, rapat monitoring merupakan agenda rutin PMD Sinjai. Mereka yang diundang jadi peserta adalah para kepala desa (kades) dan perangkatnya.
"Tujuannya untuk mendapatkan informasi mengenai pengelolaan dana desa dan sejauh mana pengunaan anggaran yang telah dilaksanakan, apa kendala-kendala," tuturnya.
Pada kegiatan ini pihaknya menghadirkan narasumber dari kantor perpajakan dan Inspektorat. Mengenai beberapa desa yang terlambat pencairannya, kata Abdul Halik, karena proses dari desa tersebut juga lambat
"Jadi kita berharap satu dua hari ini ada progres yang signifikan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada," pungkasnya. (*)
×
Berita Terbaru Update