KabarDesa.CO.ID SULBAR– Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah Provinsi Sulawesi Barat (DPMPTSP Sulbar) menggelar rapat koordinasi untuk membahas kebutuhan data Bank Indonesia (BI) terkait realisasi investasi lima tertinggi di Sulawesi Barat tahun 2026.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat DPMPTSP Sulbar, Jumat (11/9/2026), dipimpin oleh Astiah selaku Ketua Pengendalian, Pelaksanaan Penanaman Modal dan Sistem Informasi Penanaman Modal dan diikuti Staf Tim Dalak, Tim Perizinan, Tim Perencanaan, serta Tim Kerja Pemantauan Perizinan dan Pengembangan Iklim Investasi.
Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dalam memperkuat pengelolaan data dan informasi investasi sebagai dasar pengambilan kebijakan serta mendorong peningkatan iklim investasi di Sulawesi Barat.
Astiah mengatakan, koordinasi antar-tim diperlukan untuk memastikan data realisasi investasi yang dibutuhkan dapat dihimpun secara lengkap dan akurat.
“Kita perlu memastikan data yang disiapkan benar-benar sesuai dengan sumber data yang ada, sehingga informasi mengenai lima realisasi investasi tertinggi tahun 2026 dapat disajikan secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Sinergi antar-tim sangat penting agar kebutuhan data ini dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Astiah.
Melalui rapat tersebut, masing-masing tim melakukan sinkronisasi terhadap data yang tersedia, termasuk memastikan kelengkapan dan kesesuaian informasi yang akan digunakan sebagai bahan bagi Bank Indonesia dalam melihat perkembangan realisasi investasi di Sulawesi Barat.
Koordinasi ini sekaligus menjadi langkah DPMPTSP Sulbar dalam meningkatkan kualitas penyajian data penanaman modal dan mendukung tersedianya informasi investasi yang valid bagi pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta pengembangan iklim investasi di Sulawesi Barat.
Editor : Hikma