![]() |
| Lapak UMKM Mradika Qris Ramadhan. ( foto Hkm) |
KabarDesa. CO. ID SULBAR-- Kegiatan Maradika QRIS Ramadan UMKM Baik yang digelar sejak 19 Februari 2026 di Lapangan Pancasila Pekkabata menargetkan sebanyak 10 ribu transaksi hingga 14 Maret 2026.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Polewali Mandar, Agusniah Hasan Sulur, mengatakan target tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong percepatan digitalisasi pembayaran di kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini sejalan dengan gerakan digitalisasi yang diinisiasi oleh Bank Indonesia.
Selama pelaksanaan kegiatan, pihaknya menargetkan rata-rata sekitar 200 transaksi per hari. Hingga saat ini, sebanyak 100 pelaku UMKM telah terdaftar dan seluruhnya telah menggunakan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS.
Kegiatan Maradika QRIS Ramadan merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia dan Bank Sulselbar sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem transaksi digital di daerah.
Selain aktivitas jual beli, kegiatan ini juga diramaikan dengan sosialisasi dari BPJS Ketenagakerjaan, serta berbagai program menarik bagi pengunjung seperti promo transaksi Rp1 dan pembagian kupon.
Analis Junior Kantor Perwakilan Sulawesi Barat, Aswin Wahyu Ramadhan, berharap kegiatan ini mampu meningkatkan volume transaksi non-tunai di Polewali Mandar. Berdasarkan pemantauan Bank Indonesia, penggunaan pembayaran digital di masyarakat setempat terus menunjukkan tren yang positif.
Melalui kegiatan ini, pemerintah dan mitra berharap optimisme pelaku UMKM terus terjaga sekaligus memperkuat transformasi menuju ekonomi digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan. ( Hkm)
