![]() |
| Direktur Perumda Tirta Bolango Lanny DC Ambouw dengan latar belakang gedung Perumda Tirta Bolango (foto: istimewa) |
Kabardesa.co.id, Bone Bolango — Harapan besar warga Bone Bolango terhadap perbaikan layanan air bersih pasca pelantikan direktur Perumda Tirta Bolango (baca: PDAM Bone Bolango, red) yang baru tampaknya belum terwujud. Alih-alih diharapkan ada perubahan signifikan, layanan Perumda Tirta Bolango justru dikeluhkan warga.
Keluhan tersebut salah satunya diunggah oleh akun Facebook yang diduga milik salah satu pelanggan Perumda Tirta Bolango. Dalam unggahannya, pelanggan tersebut menyuarakan keresahan warga terkait sulitnya mendapatkan pasokan air bersih.
"Dekat dng sumber air yaitu sungai Bone. Dekat dng Kantor PDAM, dekat dng instalasi air d Ulanda, dekat dng instalasi lombongo tpi kenapa kami masyarakat sulit dapat air .??? Ada apa dng PDAM kita ini??apakah keadaan ini d ketahui oleh pemimpin??? jng cm ambil uang rkyt tpi pelayanan sangat buruk. Mau musim hujan dan musim kering sama saja..parah, "tulis akun itu dalam unggahannya.
Situasi ini memicu pertanyaan publik terkait kinerja dan manajemen Perumda Tirta Bolango, terutama setelah adanya pelantikan pimpinan baru yang diharapkan mampu membawa pembenahan signifikan dalam pelayanan.
Selain itu, kondisi tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat yang merasa hak dasar atas layanan air bersih belum terpenuhi secara optimal.
Tanggapan Resmi Perumda Tirta Bolango
Menyikapi berbagai keluhan warga terkait terganggunya distribusi air bersih, pihak manajemen Perumda Tirta Bolango pun menyampaikan tanggapan atau penjelasan resmi mengenai kondisi yang saat ini terjadi di sejumlah wilayah pelayanan melalui akun resmi Facebook Perumda Tirta Bolango.
Berikut penjelasan resmi Perumda Tirta Bolango :
Sehubungan dengan terjadinya penurunan debit air pada Intake Lombongo akibat musim kemarau yang sedang berlangsung, bersama ini kami sampaikan kepada seluruh pelanggan Perumda Tirta Bolango bahwa distribusi air bersih di beberapa wilayah pelayanan mengalami gangguan dan penurunan tekanan.
Adapun kondisi ini disebabkan oleh berkurangnya sumber air baku secara signifikan, sehingga mempengaruhi proses produksi dan pendistribusian air kepada pelanggan.
Perumda Tirta Bolango terus berupaya mengoptimalkan pelayanan dengan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
• Pengurasan dan pembersihan intake secara rutin
• Optimalisasi sumber air yang tersedia
Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas ketidaknyamanan yang terjadi, kami mohon maaf dan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pelanggan.
Perumda Tirta Bolango
