Notification

×

Iklan

Iklan

ESDM Sulbar Bidik Optimalisasi Listrik EBT 1.800 MW

Kamis, 05 Februari 2026 | 14:53 WIB |

ESDM Sulbar Bidik Optimalisasi Listrik EBT 1.800 MW (foto frd/Hkm) 

KabarDesa. CO. ID SULBAR--Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat memaparkan strategi optimalisasi potensi listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 1.800 megawatt (MW) dalam rapat penyusunan Rencana dan Target Kinerja Tahun 2026, Rabu (4/2/2026).


Rapat yang berlangsung di Ruang Serbaguna Dinas ESDM Sulbar tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan, dan dihadiri pejabat administrator, pejabat fungsional, serta pelaksana lingkup Dinas ESDM sebagai bagian dari konsolidasi awal perencanaan program dan kebijakan sektor energi.


Sebagai bentuk penguatan akuntabilitas, rencana dan target kinerja tersebut akan dituangkan dalam Perjanjian Kinerja yang ditandatangani oleh masing-masing kepala bidang bersama Kepala Dinas ESDM Sulbar. Langkah ini sejalan dengan visi Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, yang menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan pelestarian lingkungan hidup.


Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Sulbar, Qamaruddin Kamil, menjelaskan bahwa selain melanjutkan program rutin seperti listrik gratis dan pembangunan listrik desa untuk menekan angka kemiskinan, fokus tahun 2026 juga diarahkan pada penguatan regulasi melalui penyusunan Rencana Umum Ketenagalistrikan Daerah (RUKD) Sulawesi Barat.


“Penyusunan RUKD merupakan komitmen kami untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan program Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan energi nasional berbasis Energi Baru Terbarukan. Berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sulawesi Barat mencapai sekitar 1.800 MW dan akan kami dorong optimalisasinya melalui RUKD,” ujar Qamaruddin.


Selain tenaga air, Dinas ESDM Sulbar juga mendorong pemanfaatan EBT dari sektor industri, khususnya perusahaan kelapa sawit, melalui penggunaan biomassa berupa cangkang sawit sebagai bahan bakar pembangkit listrik mandiri. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan porsi EBT dalam bauran energi daerah sekaligus menurunkan emisi gas rumah kaca.


Menanggapi paparan tersebut, Kepala Dinas ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan, menegaskan pentingnya pencapaian target kinerja secara optimal meski di tengah keterbatasan anggaran. Ia menekankan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Rencana Strategis (Renstra) Dinas ESDM.


“Pelaksanaan target kinerja harus melahirkan kebijakan strategis, termasuk program yang mendorong peningkatan pemanfaatan EBT. Tujuannya adalah mewujudkan tata kelola energi yang berkelanjutan, berkeadilan, dan berdaya saing di Sulawesi Barat,” tegas Bujaeramy. 

×
Berita Terbaru Update