Notification

×

Iklan

.

Iklan

.

Advetorial

DPRD Polman Gelar RDP Terkait Pengelolaan Sampah di Polman

| Maret 14, 2024 WIB

Suasana RDP yang digelar DPRD Polman bersama Pj. Bupati Poman (Bernas Network)

Kabardesa.co.id, Polewali Mandar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar (Polman) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pengelolaan sampah di Kabupaten Polman di ruang aspirasi sekretariat DPRD Polman, Rabu, (13/03/24).


Kegiatan ini dipimpin ketua DPRD Polman H. Jupri Mahmud didampingi segenap unsur pimpinan dan anggota komisi III DPRD Polman.


Dihadiri langsung Pj. Bupati Polman H. Ilham Borahima, Kadis DLHK Polman, Jumadil, Camat Binuamg Andi Saggap, Kepala Desa Paku H. Syarifuddin serta Kepala Dusun Pasubbe .


“Selain hubungan antara masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi TPA dengan pemerintah harus diperbaiki, juga yang perlu kita perkuat ialah konsep tentang penanganan dan pengolahan sampah dan komunikasi yang menghasilkan komitmen bersama.” ungkap H. Syarifuddin.


Ia menambahkan, “saya kira khusus di TPA Paku ini bagaimana kemudian dilakukan uji coba pengolahan sampah di sana, nah dari hasil uji coba nanti pasti akan nampak hasil uji coba, jika sesuai dengan harapan yah kita lanjutkan. Jika tidak tentunya kita hentikan.” Ujarnya.


Kepala Desa Paku 2 Periode tersebut berharap, “mungkin dengan pertemuan ini dapat menghasilkan konsep yamg jelas agar masyarakat khususnya di dusun Passubbe meyakini dan mengamini keinginan pemerintah untuk membuka kembali Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada di sana.” tambahnya.


Pada kesempatan itu, kepala dusun Passubbe menuturkan jika kemudian yang di bahas hanya masa yang lalu maka tidak akan pernah ada titik solusi.


“Jangan lagi terjadi seperti yamg kemarin – kemarin, masyarakat trauma dengan janji janji pemerintah. Dimana komunikasi tidak pernah nyambung bahkan yang dijanjikan tidak pernah ada terealisasi satupun.” terangnya.


“Jangan kita bosan temui masyarakat lakukan pendekatan secara kekeluargaanJanganlah kemudian masyarakat di bawakan petugas ataupun aprat, seolah – olah masyarakat di intervensi.” Ujarnya.


“Sekarang ini yang terpenting bagaimana tingkat kepercayaan masyarakat di pulihkan kembali agar tercipta komunikasi kekeluargaan yang dapat menghasilkan solusi mengenai TPA yang ada di dusun Passubbe.” jelas kepala dusun Passubbe.


Akankah masalah permasalahan sampah di Polman bisa segera dituntaskan dan TPA Paku bakal kembali dibuka.


(Rls)

×
Berita Terbaru Update