Notification

×

Iklan

.

Iklan

.

Advetorial

Dinas ESDM Sulbar - PT. PLN Evaluasi Capaian Ratio Elektrifikasi dan Ratio Desa Berlistrik 2023

| Januari 16, 2024 WIB

Pejabat Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Muda Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Barat (Sulbar), Marwazi Abdullah, menerima kunjungan Perwakilan PT. PLN UP2K Sulbar(foto frd)

Kabardesa.co.id, MAMUJU SULBAR--Pejabat Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Muda Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Barat (Sulbar), Marwazi Abdullah, menerima kunjungan Perwakilan PT. PLN UP2K Sulbar, Jumat, 12 Januari 2024.


Adapun Perwakilan PT. PLN UP2K Sulbar yakni Officer Perencanaan Listrik Perdesaan, Fauzan Marwan, dan Team Leader Perencanaan Listrik Perdesaan, Alfian Izza Al Faizin. Kunjungan di Kantor Dinas ESDM Sulbar tersebut untuk menyampaikan hasil capaian Ratio Elektrifikasi (RE) dan Ratio Desa Berlistrik (RD) Sulbar.


Pada kesempatan itu, pihak PT. PLN menyampaikan hasil perhitungan jumlah pelanggan PLN di wilayah Sulbar sebagai data dan informasi yang digunakan untuk menyusun Ratio Elektrifikasi  dan Ratio Desa Berlistrik di Sulbar. 


Rasio Elektrifikasi merupakan perbandingan jumlah pelanggan rumah tangga yang menggunakan listrik (baik dari PLN maupun non-PLN) dengan jumlah rumah tangga secara keseluruhan. Rasio ini digunakan untuk mengukur tingkat akses listrik di suatu wilayah, baik itu tingkat provinsi, kabupaten/kota, nasional, maupun daerah tempat tinggal, baik itu pedesaan maupun perkotaan. Sementara, Rasio Desa Berlistrik mengacu pada persentase desa yang telah memiliki akses listrik. Kedua rasio ini penting untuk memantau dan mengevaluasi tingkat elektrifikasi dan akses listrik di suatu wilayah, serta sebagai dasar perencanaan dan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan.


Pejabat Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Muda Dinas ESDM Sulbar, Marwazi Abdullah mengatakan, capaian Rasio Elektrifikasi Sulbar tahun 2022 mencapai 98.67 persen, dan Rasio Desa Berlistrik 95.37 persen. 


"Pada tahun 2023, masih terdapat 23 desa yang belum berlistrik PLN, disebabkan oleh banyaknya daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh kendaraan roda empat dan wilayah kepulauan, menghambat pengembangan dan pembangunan jaringan listrik PLN," ujar Marwazi.


Officer Perencanaan Listrik Perdesaan PT. PLN UP2K Sulbar, Fauzan Marwan menyampaikan, PT. PLN telah melakukan perhitungan terkait capaian Ratio Elektrifikasi  dan Ratio Desa Berlistrik di Sulbar pada tahun 2023.


"Data capaian RE dan RD telah disampaikan kepada Dinas ESDM  Sulbar untuk diverifikasi sesuai dengan data yang dimiliki oleh instansi tersebut. Berdasarkan perhitungan kami, capaian RE dan RD senantiasa meningkat dari tahun 2022. Apa yang kita lakukan hari ini menunjukkan komitmen PT. PLN dalam memantau dan melaporkan capaian elektrifikasi di wilayah Sulbar, serta kolaborasi yang baik antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan akses listrik bagi masyarakat Sulbar. 


"Semoga dalam waktu dekat kita dapat menyepakati dan menetapkan RE dan RD Sulbar tahun 2023” ujar Fauzan. (rls/hikma)

×
Berita Terbaru Update