Notification

×

Iklan

.

Iklan

.

Advetorial

Menteri Desa PDTT Serahkan Bantuan Program Desa Cerdas di Kabupaten Banjarnegara

| November 30, 2023 WIB

Kades Kalibening Banjarnegara yang mewakili 10 lokus fase 1 penerima bantuan kemendes PDTT untuk program desa cerdas. (*)

Kabardesa.co.id, Banjarnegara - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memberikan bantuan bagi 235 lokasi fokus (lokus) pada Minggu, 26 November 2023 di hotel Novotel Airport, Kulonprogo, Yogyakarta. 10 lokus di antaranya ada di 10 desa di kabupaten Banjarnegara yang tersebar pada 5 kecamatan. 


Desa Cerdas merupakan sebuah konsep kehidupan desa yang menekankan penggunaan teknologi informasi. Tujuan jadi desa cerdas adalah untuk 


  • meningkatkan kualitas hidup masyarakat
  • memanfaatkan sumber daya dengan efisien
  • menjaga keseimbangan lingkungan sekitar.


Pada acara Minggu lalu, Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar menyerahkan secara simbolis bantuan perangkat komputer, printer dan uang kepada kabupaten lokus di Jawa Tengah dan DIY. Dari 235 desa yang termasuk fase 1, 10 lokus berada di Kabupaten Banjarnegara. 


Bantuan Sarana dan Prasarana Ruang Komunitas Digital Desa (RKDD) ini diterima H Hidayanto, kepala desa Kalibening. Desa Kalibening adalah salah satu desa penerima bantuan. Bantuan ini akan dikelola oleh kader yang sudah mendapatkan pelatihan dari duta digital.


Melalui perangkat ini Mendes Halim meminta data desa tentang warga hingga target dan pencapaian pembangunan desa dapat teridentifikasi setiap pekan. Dilansir dari laman kemendes, mendes Halim ingin ada angka pasti untuk data. 


"Ketika (kepala desa) ditanya berapa penduduk desa sampeyan (anda) hari ini, maka jumlah penduduk desa saya hari ini laki-laki 1.725, perempuan 2.250, dudanya 200, jandanya 300. Dan itu data dari seminggu yang lalu. Nah itu baru data desa," ujar menteri yang akrab disapa Gus Halim ini. 


Sebanyak 47.254 desa di Indonesia telah mempraktikkan Desa Cerdas. Dari yang berupa website desa, pengolahan data mikro desa, hingga penggunaan persuratan desa online, aplikasi pemantau banjir, dagang online desa, dan sebagainya. 


6 pilar desa cerdas (*)



Keluaran dari Desa Cerdas yaitu terjadinya transformasi desa melalui pemanfaatan teknologi informasi. Ada 6 pilar yang dibangun melalui Desa Cerdas:


  1. Mobilitas cerdas (infrastruktur, jaringan, layanan publik) 
  2. Ekonomi cerdas (budaya berusaha dan inovasi, produktivitas, akses pasar) 
  3. Hidup cerdas (pendidikan, kesehatan, sosial budaya) 
  4. Lingkungan cerdas (Pengelolaan Sumber Daya Alam berkelanjutan dan terintegrasi, pembangunan berkelanjutan) 
  5. Masyarakat cerdas (keterampilan, kreativitas, inkluisi) 
  6. Tata kelola cerdas (Keterbukaan data, infrastruktur, administrasi, layanan online) 


“Sebanyak 3.000 desa dipilih oleh pemerintah daerah, dalam program Fase 1, Fase 2, dan Fase 3," kata mendes Halim. 


Sedangkan 10 desa yang jadi lokus RKDD di kabupaten Banjarnegara adalah:


  1. Desa Paseh kecamatan Banjarmangu. 
  2. Desa Sijenggung kecamatan Banjarmangu. 
  3. Desa Dieng Kulon kecamatan Batur. 
  4. Desa Gunung Langit kecamatan Kalibening. 
  5. Desa Kalibening kecamatan Kalibening. 
  6. Desa Linggasari kecamatan Wanadadi. 
  7. Desa Medayu kecamatan Wanadadi. 
  8. Desa Tapen kecamatan Wanadadi. 
  9. Desa Kasilib kecamatan Wanadadi. 
  10. Desa Tempuran kecamatan Wanayasa. 


Desa Kalibening sendiri sudah memulai dengan membuat instagram @pemerintahdesakalibening. Laman IG ini mengunggah kegiatan desa dan pemerintahan desa. Untuk website belum ada yang mengoperasikan. 


“Ig dan website sebenarnya, tapi untuk website SDM nya belum ada (yang membuat),” Ini dari tim media desa. 


Melalui desa cerdas diharapkan potensi desa lebih tergali dan termanfaatkan sehingga bisa memajukan desa. (Ay)

×
Berita Terbaru Update