![]() |
| Kepala Dinas Perkebunan Faizal Thamrin Teken SPK, Sulbar Siap Tingkatkan Sarana dan Prasarana Perkebunan Sawit ( foto frd/Hkm) |
KabarDesa. CO. ID BOGOR--Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Barat (Sulbar), Muh. Faizal Thamrin, menandatangani Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) Dukungan Dana Operasional Program Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit Tahun Anggaran 2026.
Langkah ini menegaskan kesiapan Pemprov Sulbar dalam mengelola program secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Hal ini sejalan dengan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.
Acara penandatanganan SPK dilakukan dalam Sosialisasi Penyaluran dan Penggunaan Dana Program Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit, yang berlangsung di Hotel Salak The Heritage, Bogor, Selasa (3/3/2026).
Penandatanganan SPK menjadi landasan hukum dalam pelaksanaan kegiatan dukungan dana operasional sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit Tahun Anggaran 2026.
Kepala Dinas Perkebunan Sulbar, Muh. Faizal Thamrin mengungkapkan, dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan PDRB dan kesejahteraan pekebun serta penguatan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan di Sulbar.
Terkait sosialisasi, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka optimalisasi pendanaan sektor perkebunan kelapa sawit melalui dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para pemangku kepentingan terkait mekanisme penyaluran, tata kelola, serta pertanggungjawaban penggunaan dana program sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit yang bersumber dari pendanaan BPDP.
Dalam sosialisasi tersebut, disampaikan bahwa dukungan dana operasional tahun 2026 difokuskan pada peningkatan infrastruktur pendukung perkebunan kelapa sawit, seperti pembangunan dan rehabilitasi jalan produksi, penyediaan alat dan mesin pertanian, serta sarana pendukung lainnya guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani pekebun.
Hal ini juga sejalan dengan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, pada point mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dapat semakin kuat dalam mendukung keberlanjutan dan peningkatan daya saing sektor perkebunan kelapa sawit nasional. (frd/Hkm)
