![]() |
| Surat warga ditujukan ke Bupati Tapanuli Tengah. (foto Rhm) |
KabarDesa. CO. ID TAPENG -- Ratusan warga Kelurahan Muara Nibung, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, menyampaikan peringatan terbuka dan tertulis kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melalui surat aspirasi, Senin (5/1/2026).
Surat aspirasi tersebut ditujukan kepada Bupati Tapanuli Tengah dan Camat Pandan, serta ditembuskan kepada DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, Fraksi PDI Perjuangan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Inspektorat, dan instansi terkait lainnya.
Dalam surat yang ditandatangani oleh berbagai unsur masyarakat itu, warga mendesak dilakukannya evaluasi menyeluruh dan serius terhadap kinerja Pemerintah Kelurahan Muara Nibung.
Warga menegaskan bahwa penyampaian aspirasi ini merupakan mekanisme konstitusional untuk menyuarakan kepentingan publik, sekaligus bentuk kekecewaan atas kualitas pelayanan pemerintahan di tingkat kelurahan.
Menurut warga, terdapat sejumlah persoalan dalam pelayanan publik, komunikasi, serta keterbukaan informasi yang berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah kelurahan.
Selain itu, warga juga meminta agar kinerja Kepala Lingkungan (Kepling) I hingga IV turut dievaluasi dan dilakukan pergantian apabila diperlukan, guna memastikan pelayanan publik berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip akuntabilitas dan keadilan.
Permintaan tersebut juga dilatarbelakangi oleh adanya isu di tengah masyarakat terkait sebagian bantuan beras pascabencana yang diduga dijual oleh oknum tertentu dengan alasan biaya transportasi.
Kepala Inspektorat Kabupaten Tapanuli Tengah, Musmuliadi Malau, mengakui telah mengetahui adanya laporan tersebut, namun menyatakan belum melakukan telaah secara mendalam terhadap isi surat aspirasi warga, Ucap Musmuliadi saat dihubungi Via WhatsApp
Tokoh masyarakat Jurman Dagang menegaskan bahwa penyampaian aspirasi ini merupakan peringatan serius agar pelayanan publik tidak mengalami stagnasi.
“Ini bukan sekadar keluhan, melainkan peringatan agar pemerintah melakukan evaluasi secara objektif dan bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.
Tokoh masyarakat lainnya, Alamsyah Simbolon, menekankan bahwa gerakan warga tersebut tidak bermuatan politik.
“Ini murni suara masyarakat yang menginginkan perbaikan pelayanan pemerintahan kelurahan agar sejalan dengan semangat Tapteng Naik Kelas,” ujarnya.
Sementara itu, warga Eve Mendròfa berharap pemerintah daerah tidak menunda dalam merespons aspirasi yang disampaikan melalui jalur yang sah dan beradab.
Hingga berita ini diterbitkan, Pelaksana Harian Camat Pandan belum memberikan tanggapan meskipun telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. (Rahmat).
