![]() |
| Lokasi Alun- Alun Kota Probolinggo .(Foto:Dok/ Kabardesa.co.id) |
PROBOLINGGO, Kabardesa.co.id – Proyek revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo yang baru diresmikan awal Januari 2026 menuai sorotan warga. Pasalnya, trotoar baru di kawasan tersebut dilaporkan mengalami ambles hanya berselang beberapa hari setelah peresmian.
Revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo merupakan bagian dari program “Probolinggo Bersolek” yang bertujuan mempercantik wajah kota sekaligus menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman, luas, dan estetik. Sejumlah fasilitas ditambahkan, mulai dari trotoar baru, lampu hias, taman, hingga jalur ramah disabilitas.
Kawasan ini juga diproyeksikan menjadi simpul aktivitas sosial dan pariwisata, dengan penekanan pada kebersihan dan ketertiban tanpa pedagang kaki lima (PKL).
Namun, kondisi di lapangan justru memunculkan keluhan. Rafa, salah seorang warga Kota Probolinggo, mengatakan trotoar baru di Alun-Alun sudah menunjukkan kerusakan meski baru delapan hari diresmikan pada 10 Januari 2026.
“Baru delapan hari diresmikan, trotoar sudah ambles. Kalau hujan juga sering banjir karena air di selokan mengendap dan tidak mengalir,” ujar Rafa, Minggu (18/1/2026).
Berdasarkan data tahun 2025, proyek revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo menelan anggaran sekitar Rp 8,06 miliar. Proyek ini sempat mengalami keterlambatan dari target penyelesaian pada 2025, sebelum akhirnya diresmikan pada awal Januari 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan oleh pihak ketiga yang berlaku hingga satu tahun ke depan.
Keluhan warga ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pihak terkait, terutama dalam memastikan kualitas pekerjaan dan fungsi drainase agar ruang publik yang baru direvitalisasi benar-benar memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat.
(DF)
