Notification

×

Iklan

Iklan

Refleksi Akhir Tahun: Polres Probolinggo Kota Sukses Tekan Angka Kecelakaan dan Bongkar Jaringan Narkoba Gili Ketapang

Senin, 29 Desember 2025 | 16:57 WIB |

Presisi dan Responsif: Polres Probolinggo Kota Sukses Tutup Tahun dengan Penurunan Angka Kecelakaan dan Pemberantasan Narkoba.(DF/Kabardesa.co.id)

PROBOLINGGO, Kabardesa.co.id
– Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo Kota menutup tahun 2025 dengan catatan performa yang impresif. Dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar di Mapolres pada Senin (29/12/2025), Korps Bhayangkara ini membeberkan keberhasilan menekan angka kecelakaan lalu lintas hingga pembersihan kawasan wisata dari jeratan narkotika.


Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri, menegaskan bahwa capaian ini adalah buah dari komitmen kerja profesional, presisi, dan humanis. Penegakan hukum kami lakukan secara tegas, namun tetap mengedepankan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat," ujar AKBP Rico di hadapan awak media.


Sektor pemberantasan narkotika mencatatkan tren unik. Meski secara kuantitas kasus menurun dari 81 kasus (2024) menjadi 71 kasus (2025), volume barang bukti yang disita justru melonjak tajam. Polisi berhasil mengamankan lebih dari 1,2 kg sabu serta belasan ribu butir pil koplo (Trihexyphenidyl dan Dextro).


Satu keberhasilan yang paling disorot adalah sterilisasi Pulau Gili Ketapang. Kawasan wisata tersebut sempat menjadi atensi karena rawan peredaran gelap narkoba.


"Kami tidak ingin kawasan wisata tercoreng. Pengungkapan di Gili Ketapang harus menjadi yang terakhir. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar pulau tersebut benar-benar bersih," tegas Kapolres.


Di jalan raya, Satlantas Polres Probolinggo Kota mencatat peningkatan kedisiplinan melalui penindakan. Sebanyak 20.067 pelanggaran terjaring sepanjang tahun ini, naik 18 persen dibanding tahun lalu. Menariknya, tingginya angka penindakan berbanding lurus dengan meningkatnya keselamatan jalan raya.


Angka kecelakaan lalu lintas turun drastis sebesar 20 persen, dari 246 kasus di tahun sebelumnya menjadi 200 kasus pada 2025.

"Penindakan kami tingkatkan bukan semata untuk menilang, tapi tujuan utamanya adalah menyelamatkan nyawa masyarakat," tambah AKBP Rico.


Bidang Reserse Kriminal mencatatkan rasio penyelesaian perkara (Crime Clearance) yang luar biasa, mencapai 120,1 persen. Artinya, selain menyelesaikan kasus di tahun berjalan, Polres juga berhasil menuntaskan tunggakan perkara dari periode sebelumnya.


Meski demikian, Polri menaruh perhatian serius pada meningkatnya kasus KDRT dan kejahatan seksual. Sebagai langkah konkret, AKBP Rico mengumumkan terobosan untuk tahun depan.


"Awal tahun 2026, kami akan membentuk Satuan Khusus Penanganan KDRT dan Kejahatan Seksual. Tujuannya agar penanganan lebih sensitif, cepat, dan memberikan rasa aman bagi perempuan dan anak," ungkapnya.


Menutup kegiatan, jajaran Polres melakukan pemusnahan massal barang bukti hasil operasi selama 2025, sebanyak  2.546 botol minuman keras berbagai merek dan 73 knalpot brong dan komponen kendaraan tidak standar lainnya.


Langkah ini diambil untuk memastikan perayaan malam pergantian tahun di Kota Probolinggo berlangsung kondusif tanpa gangguan kebisingan maupun pengaruh alkohol.


Dengan visi "Presisi dan Responsif", Polres Probolinggo Kota berkomitmen untuk tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan masyarakat di tahun 2026 mendatang.


(DF)

×
Berita Terbaru Update