Notification

×

Iklan

.

Iklan

.

Advetorial

 


M Nuh Mantan Mendiknas Heran 52 Persen Anggaran Pendidikan 2024 Muncul di Dana Desa

| Juli 05, 2024 WIB

Muhammad Nuh Mantan Mendiknas periode 2009-2014



Kabardesa.co.id, JAKARTA - Mohammad Nuh Mantan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) periode 2009-2014 pertanyakan dana desa pada alokasi anggaran fungsi pendidikan 2024.


Hal itu disampaikan Mendiknas dalm rapat dengar pendapat umum (RDPU) Panja Pembiayaan Pendidikan dengan Komisi X DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Rabu 03 - 07 - 2024 kemarin dimana diketahui Rp 665 triliun atau 20% APBN TA 2024 dialokasikan dalam anggaran fungsi pendidikan 2024. Kemudian, Rp 356,5 triliun atau 52% diperuntukkan ke daerah dan dana desa (TKDD).


"Mari kita lihat bersama lokasi detail dan implementasinya. Saya terus terang, yang paling penasaran, mulai kapan masuk dana desa di dalam anggaran pendidikan, mulai kapan? Dan isinya apa?," ucapnya keheranan.


M Nuh berpendapat penggunaan anggaran pendidikan haruslah memang diperuntukkan untuk kepentingan pendidikan saja. Jika memang diperuntukkan untuk kepentingan lain, mestinya meminta izin dan menyampaikannya ke publik.


"Menurut saya ini penyimpangan yang luar biasa. Kalau seandainya kita secara formal melegalkan sesuatu yang tidak benar dan itu kita legalkan, pada kenyataannya memang tidak benar. ayo tobat tobat jadikan masa yang akan datang ini masa pertobatan di dalam mengelola dana pendidikan," ungkapnya.


Ia berkesimpulan, seandainya memang ada kekurangan dana lain, harusnya pihak terkait meminta izin karena dana sebesar Rp665 trilliun dinilainya terlalu mewah bagi pendidikan, selanjutnya dijelaskan ke publik penggunaan dan peruntukan dari anggaran pendidikan 2024.


"Dana Desa itu kan ngurus Kades/lurah, terus pak Kades ngurusin apa di pendidikannya, ayolah jangan berargumentasi dengan politik tapi berargumentasi lah secara jujur dengan hati dan nurani," pintanya.


Dalam RDPU komisi X DPR RI it, sejumlah mantan Mendikbud ikut hadir diantaranya  Muhammad Nuh, Muhammad Nasir, dan Muhadjir Effendy, sedangkan  Bambang Sudibyo dan Anies Baswedan berhalangan hadir karena ada kegiatan di luar negeri.

×
Berita Terbaru Update