Notification

×

Iklan

.

Iklan

.

Advetorial

 


Kapolsek Kendit Bantu Klarifikasi Kades dan Warganya Soal Perselisihan Penjualan Mangga

| Juli 06, 2024 WIB

 

Kapolsek Kendit saat bantu klarifikasi persoalan kades Rajekwesi dan warganya.


Kabardesa.co.id, SITUBONDO - Menghindari perselisihan berkelanjutan hasil penjualan mangga. Kapolsek Kendit membantu klarifikasi kesalahan pahaman antara warga dengan Kepala Desa Rajekwesi di kantor Desa Rajekwesi, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo Jawa Timur. Jumat (05/07/2024).


Perselisihan tersebut bermula saat dua warga Desa Rajekwesi terlibat sengketa tanah Tegal, untuk menghindari persilihan lebih meluas, Kades Rajekwesi Suliyanto,S.Pd berinisiatif mengambil alih penjualan mangga senilai Rp3 juta dengan kesepakatan akan diserahkan kepada pemilik sah setelah sengketa terselesaikan.


Kapolsek Kendit IPTU Harsono.S.H didampingi Kanit Binmas Aipda Eko Andy Prasetio mengatakan perselisihan tersebut berawal dari permasalahan sekketah tanah yang telah diselesaikan ditingkat Desa antara warga Sunito (70)dengan  Dulfawai (65) yang telah diselesaikan ditingkat Desa dan dimiliki oleh Sunito.


"Agar perselisihan terkait tanah tersebut tidak meluas, Kades Rajekwesi Suliyanto,S.Pd berinsiatif mengamankan penjualan mangga yang ada di tanah sengketa dengan kesepakatan jika persoalan sengketa tanah selesai kades akan memberikan uang tersebut kepada yang berhak, intinya permasalahan ini hanya salah paham," jelas Kapolsek IPTU Harsono.


Adapun pohon mangga yang sedang berbuah, yang berada di lahan tegal yang disengketakan tersebut, oleh Kades Rajekwesi buah mangganya dijual seharga Rp3 juta kepada tukang tebas/borong buah mangga.



"Uang hasíl penjualan mangga Rp3 juta kemudian diserahkan oleh pak Kades kepada Sanito sebesar Rp2 juta, sehingga sisa uang penjualan inilah yang sementara diamankan Kades sampai persoalan sengketa tanahnya selesai," papar Kapolsek.


lebih lanjut Kapolsek Kendit menjelaskan, kesalahpahaman muncul karena keluarga Sanito menganggap uang sisa penjualan mangga sebesar Rp1 juta dimungkinkan terlalu lama berada di tangan  Kades Rajekwesi sehingga persoalan tersebut sempat ramai di pemberitaan Online dan media sosial.


"Dengan disaksikan oleh berbagai pihak, persoalan sudah terselesaikan dan uang sebesar Rp1 juta sudah diterima oleh keluarga Sanito," pungkas Harsono.


Kades Rajekwesi Suliyanto,S.Pd dalam kesempatan lain menyatakan, sejak awal dirinya menjelaskan jika yang dilakukannya mengamankan penjualan mangga untuk menghindari perselisihan antar warganya soal sengketa tanah lebih meluas.


"Sebagai Kades kewajiban saya adalah merukunkan warga jika terjadi perselisihan, dan sudah saya tegaskan dari awal sisa uang penjualan akan saya berikan setelah sengketa tanah selesai, cuma ada warga saya yang salah paham sehingga persoalan itu mencuat di medsos, alhamdulilah sekarang sudah terselesaikan semuanya," singkat Kades.


×
Berita Terbaru Update