Notification

×

Iklan

.

Iklan

.

Advetorial

 


Kampung Siaga Bencana di Sinjai, Usai Dicanangkan oleh Sekjend Kemensos RI

| Juli 06, 2024 WIB

Sekjend Kemensos RI saat melakukan pencanangan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Sinjai. (Dok. Kabardesa.co.id)

Kabardesa.co.id, Sinjai – Pencanangan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Sinjai usai digelar oleh Sekertaris Jendral (Sekjen) Kemensos RI,  Dr. Robben Rico., A.Md. LLAJ., SH., ST., MSi, Sabtu pagi (06/07/2024) bertempat di Alun-Alun Lapangan Sinjai Bersatu.


Pj Bupati Sinjai, TR Fahsul Falah dalam sambutan penerimaannya antara lain menyampaikan, sebagaisalah satu daerah rawan bencana, Sinjai telah mengalami 58 kali bencana dan menelan korban sekitar 2 ribu orang.


Terkait dengan pencanangan dua kecamatan yakni Sinjai Selatan dan Sinjai Borong dalam KSB ini, TR Fahsul Falah, mengapresiasi Sekjend Kemensos RI atas pencangan KSB  di Sinjai dalam menghadapi kondisi kebencanaan.serta langkah kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.


Sementara Sekjend Kemensos RI dalam sambutannya antara lain lebih menekankan  dengan pencanangan KSB di 2 kecamatan tersebut, pria kelahran Madiun 1980 ini, berharap agar warga bisa melakukan mitigasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana di wilayahnya terlebih Sinjai  merupakan salah satu daerah pesisir pantai perlu mendapat perhatian.


Lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi (2002).ini menambahkan, karena Sinjai masuk sebagai daerah pada posisi keempat di Sulawesi Selatan yang memiliki tingkat resiko kebencaan yang tinggi, maka perlu lebih meningkatkan kesiapsiagaan dan memberi pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat bagaimana melakukan evakuasi terhadap korban bencana.


“Dukungan tentunya kami harapkandari semua pihak termasuk TNI-Polri dalam penanganan bencana,” tandas  sarjana S1 Ilmu Hukum  Universitas Merdeka Surabaya (2002) dan Teknik Sipil di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (2008).seraya mengajak untuk mensukseskan program ini menjadikan Sinjai dan daerah lain di Sulsel sebagai daerah tanggap bencana.


Pencanangan KSB ditandai dengan pemukulan kentongan secara serentak oleh Sekjen Kemensos RI bersama para tamu undangan yang hadir. Dilanjutkan, penyerahan bantuan lumbung sosial untuk 2 kecamatan sebagai KSB senilai Rp1 milyar lebih. Bantuan tersebut diterima langsung Pj Bupati Sinjai.


Pencanangan KSB juga diwarnai stimulant evakuasi kebencanaan terhadapwarga yang terdapak bencana, yang diperagakan para KSB yang berjumah 120 orang, dibantu para TAGANA dan armada Kemensos.


Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Sinjai,Andi Muh.Idnan dalam laporannya antara lain mengatakan, KSB merupakan pelatihan mitigasi bencana berbasis masyarakat yang dilakukan untuk mengurangi risiko dan ancaman bencana di daerah rawan bencana


“Pembentukan KSB dilakukan di dua Kecamatan, Yakni Sinjai Borong dan Sinjai Selatan,, nantinya dipersiapkan menjadi inisiatordan perpanjangan tangan Pemerintah Dearah  jika terjadi bencana di desa-desa.


Andi Idnan menmabhakn, ke-120 anggota KSB telah memperoleh pelatihan dari pihak Kemensos dan Tim Tagana Pusat sejak 4 Juli 2024. Nanti minimal disetiap Desa ada peta jaringan kebencanaan dan ada titik kumpul apabila terjadi bencana.


kesempatan itu, hadir Plt Kadis Sosial Sulsel mewakiliPj Gubernur Sulsel, Sekretaris Daerah Sinjai Andi Jefrianto Asapa, Pj Ketua Tim Penggerak PKK Sinjai Cut Resmiati, para perwakilan Forkopimda, para Kadis Sosial Kabupaten/Kota se-Sulsel, serta dari Taruna Siaga Bencana. (MAN/AIM)

×
Berita Terbaru Update