Notification

×

Iklan

.

Iklan

.

Advetorial

 


Uang Sapi Rp234 Juta Diduga dipakai Menikah Lagi, Kades Sahraen Diperiksa Kejaksaan Kupang

| Juni 17, 2024 WIB

 


KUPANG,Kabardesa.co.id – Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai menyelidiki pengelolaan Dana Desa Sahraen, Kecamatan Amarasi Selatan bidang pemberdayaan masyarakat tahun 2022. Senin (17/06/2024).


Kepala seksi tindak pidana khusus (kasi pidsus) Kejari Kupang, Fauzi,SH, mengatakan penyelidikan tersebut dilakukan menyusul adanya laporan masyarakat ke Kejari Kupang terkait adanya dana hasil penjualan 47 ekor sapi oleh aparat desa Sahraen.


“Ada dugaan penyimpanya di hasil penjualan 47 ekor sapi dengan jumlah sebesar Rp 235 juta. Dana tersebut  mestinya digunakan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat namun diduga dana tersebut malah digunakan oleh OM oknum kepala desa  untuk urusan pribadinya,” kata (kasi pidsus) Kejari Kupang, Fauzi,SH.


Oknum kepala desa  dan aparat desa maupun Tim Pengelola Kegiatan (TPK) sudah dipanggil dan dimintai keterangan. selain pengakuan oknum kades dan aparat desa, ada bukti surat pernyataan yang dibuat kades OM bahwa ia akan mengembalikan uang tersebut namun hingga diperiksa jaksa, Obed belum mengembalikan uang tersebut ke desa.


“Kades sudah mengaku uangnya ia pakai untuk menikah. Sudah 13 orang kita periksa dan mereka akui, dalam penyelidikan tersebut Kejaksaan juga berkoordinasi dengan inspektorat daerah (Irda) kabupaten Kupang,” ungkap Fauzi.


 Dijelaskannya,  dalam program dana desa tersebut ada sumber anggaran pemberdayaan masyarakat untuk pengadaan sapi. Sapi diadakan untuk dipelihara kemudian dijual dan hasilnya digulirkan kembali ke masyarakat untuk tujuan pemberdayaan.


Namun dalam pelaksanaan tidak dilakukan demikian. Uang hasil penjualan tidak digunakan sebagaimana mestinya namun dipakai untuk tujuan pribadi OM oknum kepala desa.


×
Berita Terbaru Update