Notification

×

Iklan

.

Iklan

.

Advetorial

 


Komisi IV DPRD Situbondo Undang Kasek SMP se-Kabupaten, Bahas Isu Pembelian Seragam dan LKS

| Juli 26, 2023 WIB

 

Suasana rapat Komisi IV DPRD  bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah SMP se Situbondo


Kabardesa.co.id, Situbondo Jatim - Isu-isu pungli yang dilakukan oleh oknum-oknum sekolah beredar di tengah masyarakat melaui media sosial. Mendapati isu- isu itu komisi IV DPRD Situbondo mengundang Dinas Pendidikan dan seluruh Kepala sekolah tingkat SD (Sekolah Dasar) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) se kabupaten Situbondo. 


Rapat dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV H. Sahlawi, dihadiri koordinator komisi Heroe Soegihartono.SH koordinator komisi, Wakil Ketua H. Supeno, sekretaris ZeirosiS.H.I, serta anggota H. Rofik tolak atin, Mahbub Junaidi. S.H.I., Fiqi Kriatia V.,A.Md.Keb, Nur Laili Imama.S.Pd, H. Zaidani, Tumyani, 

Muklhlis.S.Pd, Riskiyah Nurfadil.S..Sos.


Ketua Komisi IV saat membuka acara mengatakan, Rapat bersama dengan dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo dan seluruh Kepala Sekolah SMP se Situbondo dalam rangka menindaklanjuti aduan masyarakat agar tidak muncul isu isu liar lainnya ditengah-tengah masyarakat. 


"Kami ingin agar isu-isu apakah memang ada kewajiban pembelian seragam sekolah dan pembelian buku Lembar Kerja Siswa (LKS),  juga kita tidak ingin ada isu-isu pungutan atau apapun bentuknya kedepannya,  supaya jangan ada persoalan hukum di kemudian hari, kita satukan persepsi supaya nanti tidak tersandung persoalan hukum, sehinga kita perlu meminta pandangan dari kepala sekolah dan Dinas Pendidikan, " kata ketua komisi IV H. Sahlawi. 


Anggota komisi IV H. TolakAtin dalam kesempatan menambahkan undangan kalrifikasi tersebut merupakan bentuk pertanggujawaban wakil rakyat di komisi IV, mengingat unsur pendisikan sanvat penting untuk membangun IKM masyarakat. 


""Pendidikan adalah sangat penting dalam perkembangan situbondo, karena pendidikan faktor penting dalam peningkatan IKM dan kesehatan masyarakat kita, dengan rapat ini andai isu pemaksaan pembelian sergam dan LKS itu benar, maka kita sangat bangga dengan dunia pendidikan kita, tapi jika sebaliknya isu tersebut benar maka ayo kita cari penyelsaiannya bersama-sama, " ujarnya. 


Pejabat Pelaksana Teknia Kegiatan (PPTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo mengatakan, sejauh ini Dinas pendidikan belum menerima keluhan apapun dari masyarakat terkait pembelian seragam."Sejauh ini belum ada pengaduan masyarakat yang masuk ke Dinas Pendidikan terkait isu tersebut, " ungkap Andi Yulian. 


Akan tetapi terkait kewajiban pembelian seragam sekolah atau buku LKS, ia memastikan jika di semua sekolah tingkat SD hingga SMP  tidak ada kewajiban atau pemaksaan pembelian seragam dan Buku. 


"Kalau di tingkat SD jelas tidak pembeluan seragam, betul memang ada pembelian LKS dan seragam di tingkat SMP tapi itu bukan kaharusan membeli, semisal seragam boleh Beli di sekolah boleh juga beli di luar, sedangkan LKS ini adalah buku penunjang yang sangat membantu bagi para orangvtua dan siswa," paparnya. 


Ia juga menegaskan jika ada pihak sekolah yang mengharuskan untuk membeli di sekolah, Ia meminta masyarakat segera melaporkan ke pihak  Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo, " jika ada pemaksaan segera laporkan ke kami, dan kami segera akan beri tindakan, " tandasnya. 





×
Berita Terbaru Update