Notification

×

Iklan

.

Iklan

.

Advetorial

 


Diduga Bermasalah, Program KUBE Dinsos Bone Tahun 2022 Dilirik Tipidkor Polres Bone.

| Juli 26, 2023 WIB

 


BONE,KABARDESA.co.id,- Program bantuan bagi Kelompok Usaha Bersama ( KUBE ) Dinas Sosial Kabupaten Bone tahun anggaran 2022 di proses oleh pihak Polres Bone karena diduga adanya tindak pidana korupsi, Kolusi dan Nepotisme.


Berdasarkan informasi yang dihimpun kabardesa.co.id dari sumber yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, saat ini pihak Polres Bone sudah mulai bergerak dengan melakukan permintaan hasil audit dari Inspektorat Kabupaten Bone.


Inspektur Inspektorat Kabupaten Bone, A.Yamin yang dikonfirmasi terkait hal tersebut, mengaku bahwa sampai saat ini belum ada masuk permintaan dari Polres Bone.


" Iyye, setahu sy tdk ada.,tulis A.Yamin melalui media whatsapp ( Rabu,26/07/2023).


Sebelumnya, Tahun 2022 kemarin juga diberikan bantuan sebanyak 25 Kelompok dengan nilai anggaran ratusan juta rupiah, namun beberapa penerima diduga tidak melalui usulan desa tapi merupakan kedekatan emosional oknum kepala Bidang.


Hasil penelusuran kabardesa.co.id kepada ke beberapa penerima, diduga kuat adanya Korupsi,Kolusi dan Nepotisme ( KKN ) karena ditemukan adanya penerima bantuan yang tidak diketahui sama sekali oleh lurahnya, ada yang proposalnya dimasukkan penerima sesaat sebelum menerima bantuan dan bahkan ada penerima karena merupakan langganan cukur oknum kabid di Dinas Sosial berinisial ID.


Disekitaran kota Watampone, salah satu penerima bantuan bahkan hanya langsung menerima bantuan,segala persyaratannya diduga diuruskan semua oleh oknum Kepala Bidang karena langganan cukur.


" Pak kabid langganan cukur saya, dia sendiri yang tawarkan saya bantuan saat datang cukur, tidak ada saya urus dan langsung saja menerima" ujar salah satu penerima bantuan tahun 2022 beberapa waktu yang lalu.


Jenis bantuan yang diterima pun diduga kuat harganya jauh dibawah 25 juta sehingga diduga kuat adanya markup harga pada pertanggungjawaban.


" saya tahu semua harga barang, Kalau dilihat barang yang diberikan, 20 juta juga kayaknya tidak cukup tapi tetap disyukuri karena bantuan" ujar salah satu penerima tahun 2022  yang ditemui kabardesa.co.id.

×
Berita Terbaru Update