Notification

×

Iklan

.

Iklan

.

Advetorial

 


Ceklik , Sinergi BPOM Sulbar , A.Ruskaty Edukasi Masyarakat Bahaya Mercury ,

| Juni 05, 2023 WIB

Anggita Komisi IX DPR RI Hj A.Ruskaty Ali Baal bersama Ka BPOM Sulbar Suliyanto saat sosialisasi KIE di tengah masyarakat kel Sulewatang .(foto hikma)


Kabardesa.ID.POLMAN.SULBAR --Komisi IX dewan perwakilan rakyat Andi ruskati Ali baal masdar bersama Bpom mengadakan sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui komunikasi informasi dan edukasi (KIE) bersama bapak Suliyanto, SH,.MH. Kepala balai POM mamuju prov sulawesi barat. Sulewatang Kel Sulewatang Kec Polewali Kab Polman Sulbar . Minggu (4/6).


Dra. Andi Ruskaty Ali Baal Masdar menghimbau kepada masyarakat untuk lebih teliti dalam membeli dan menggunakan produk makanan, obat dan kosmetik yang marak beredar dilingkungan masyarakat dan sosial media dengan cara memeriksa label kemasannya, tanggal kadaluarsanya, serta bahan - bahan yang berbahaya yang terkandung dalam kosmetik yaitu (mercuri dan hydroquinone).


"ada yang biasa memakai cream wajah atau cream pemutih dijual dipasar. hati - hati yang biasa membeli seperti itu karna mau glowwing menjadi hancur wajah kenapa ? Karna tidak ada izinnya dia mencampurkan dengan bahan berbahaya seperti mercuri kalau dicampur dengan mercuri pasti glowing wajah kita. elit kelihatan padahal yang membeli ini dia tidak tahu bahwa ada campurannya mercuri ada juga campuran namanya hydroquinone. Tiba - tiba pembeli ini iritasi wajah seperti udang rebus, menipis kita punya wajah ".


Dra. Andi Ruskaty Ali baal juga mengedukasi para ibu - ibu agar lebih berhati - hati menggunakan kosmetik apa saja baik itu cream wajah, lipstik, dll ketika ingin menggunakan sesuatu produk harus CEK KLIK ( cek kemasan, cek label, cek izin edar dan cek kadaluwarsa ).


Kepala balai POM mamuju prov sulawesi barat Suliyanto SH. MH menjelaskan bermitra bersama komisi XI dewan perwakilan rakyat Dra. Andi ruskati ali baal masdar untuk memberikan pemahaman mencerdaskan masyarakat mengenai badan pengawasan obat dan makanan atau disingkat Badan POM adalah sebuah lembaga di Indonesia yang bertugas mengawasi peredaran obat-obatan dan makanan di Indonesia dan berpusat di jakarta.
Badan pom itu mempunyai perpanjangan tangan atau yang disebut unit pelaksana teknis ( UPT POM ) itu diseluruh indonesia disetiap provinsi itu ada perpanjangan tangan dari BPOM yang disebut dengan balai POM.


" Kami bersama ibu andi ruskati selaku mitra dari komisi XI jadi salah satunya adalah balai POM untuk memberikan pemahaman atau mungkin ya kata kerennya mencerdaskan masyarakat mengenai pengawasan obat dan makanan yang berpusat di jakarta. Badan POM sendiri memiliki perpanjangan tangan atau yang disebut unit pelaksana teknis POM ( BALAI POM ) diseluruh indonesia disetiap provinsi memiliki unit pelaksana teknis jadi kalo balai itu di daerah kalo Badan itu di pusat ".


"Balai POM dan BPOM memiliki singkatan yang sama. BPOM badan pengawasan obat makanan kalo BPOM Balai pengawas obat dan makanan. Di indonesia ada 34 balai pengawasan obat makanan dan ada 39 di kabupaten 97 titik itu masih belum bisa menjangkau seluruh wilayah indonesia."


Pengawasan balai obat dan makanan ada 3 pilar yang bertugas pertama pemerintah dikarenakan memiliki kewenangan mengawal aturan untuk memberikan sanksi kepada penyalahgunaan, melanggar aturan obat dan makanan, kedua pelaku usaha atau produsen yang memproduksi (pedagang penjual) produsen ini harus memperhatikan, penyimpanan obat dan makanan ini supaya aman bagi masyarakat, ketiga masyarakat karna masyarakat itu sebagai konsumen yang mengkomsumsi obat dan makanan.



Kepala balai POM suliyanto SH. MH juga ikut mengedukasi masyarakat agar menggunakan CEKKLIK ( cek kemasan, cek label, cek izin edar dan cek kadaluwarsa ) merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan masyarakat agar terhindar dari Obat dan Makanan yang berbahaya dan/atau tidak memenuhi syarat. Dengan Cek KLIK, konsumen mempunyai kendali penuh untuk memperhatikan Obat dan Makanan yang beredar, khususnya di pusat perbelanjaan yang memiliki banyak counter ritel.


BPOM juga telah mempermudah masyarakat untuk memverifikasi obat dan makanan dengan menghadirkan aplikasi BPOM mobile bertujuan mempermudah masyarakat dalam melakukan pengaduan dan verifikasi produk.


Kegiatan dihadiri oleh Kasubag TU BPOM Sulbar Andi Besse Tendry Wawo ,  tokoh masyarakat , tokoh adat , Pemudan , dan Wanita  serta diikuti 250 warga Sulewatang kel Sulewatang.(Hikma)


×
Berita Terbaru Update