Notification

×

Iklan

Iklan

.

Tag Terpopuler

Merasa Di Fitnah Dalam Pemberitaan Media Online, Mirokso Mengadukan Ke Polres Situbondo

Senin, 20 Juli 2020 | 22:50 WIB Last Updated 2020-07-20T16:40:06Z



Kabardesa.co.id , SITUBONDO - Merasa di fitnah dan di adu domba dengan warga lainnya melalui sebuah pemberitaan di salah satu media online, Mirokso (42) warga dusun Kocape RT 06 RW 02 Desa Alastengah Kecamatan Sumbermalang kabupaten Situbondo mengadu ke Polres Situbondo. Senin (20/7/2020)

Mirokso dan edy susanto saat di konfirmasi media online kabardesa,lewat via seluler whatsApp, "menjelaskan, bahwa foto dan komentar yang memberitakan tentang sanggahan warga alas tengah kec.sumber malang  terkait tanaman tembakau di area lahan perhutani petak 6A di salah satu media online yang mencatut namanya, tanpa ada ijin dan konfirmasi , hingga  terbit artikel yang disebutnya tidak pernah meminta konfirmasi. dirinya sangat  merasa di adu domba serta di fitnah dalam pemberitaan tersebut, sehingga nama baiknya tercemar di mata masyarakat alas tengah kec. sumber malang lainnya.

"Dalam artikel media online tersebut disebutkan saya menyudutkan pernyataan seseorang di media lainnya, padahal saya tidak pernah di wawancarai oleh wartawan manapun, bahkan foto itupun diambil pada hari sabtu dimana kami bertiga dengan Asper dan mandor Perhutani diskusi santai seputar pekerjaan tidak ada satupun wartawan pada hari itu," Tegasnya .

Diakuinya pengaduan oleh Mirokso ke Polres Situbondo sebagai jalan terakhir karena dirinya tidak tahu siapa wartawan dan kantor medianya,"Dalam media itu mereka menulis hal-hal yang tidak akurat yang betul - betul merugikan dan mau membunuh karakter saya. Bahkan saya hampir adu jotos dengan warga lainnya, sekitar tanggal 6 juli 2020 yang sama - sama mendatangi Kantor Perhutani KPH Bondowoso saat meminta kejelasan mengenai tanaman tembakau di lahan Perhutani petak 6A,"Tambahnya.

Edi Susanto yang namanya juga di
sebut - sebut dalam media tersebut sangat menyayangkan wartawan online yang telah membuat berita tanpa konfirmasi.

'Saya Pribadi.sangat keberatan dengan berita sepihak itu, menurut saya seorang jurnalis itu dalam menulis berita haruslah berpegang teguh pada kode etik jurnalistik dan mengedepankan 5W1H, karena setiap pemberitaan harus berimbang dengan memuat dari dua arah, saya sangat menghargai.

Edi juga menduga semua itu tidak lepas dari upaya pengkaburan dari berbagai kasus yang di laporkannya baik ke kepolisian ataupun ke kejaksaan.


×
Berita Terbaru Update