Notification

×

Iklan

Iklan

.

Tag Terpopuler

Sejumlah Kepala Desa Takut Salurkan Bantuan Tunai karena Takut Konflik

Sabtu, 18 April 2020 | 12:37 WIB Last Updated 2020-04-18T04:37:12Z
KabarDesa.Co.Id, GarutPembagian bantuan tunai bagi warga terdampak Covid-19 membuat sebagian kepala desa khawatir akan terjadi konflik. Seperti di Kabupaten Garut, ada sejumlah kepala desa yang bahkan tidak mau menyalurkan bantuan tersebut.


Bupati Garut Rudy Gunawan membernarkan adanya beberapa kepala desa yang mengatakan khawatir jika dananya tidak cukup. “BLT yang Rp 600.000 itu, juga akan jadi konflik. Beberapa desa sudah menyatakan tidak mau menyalurkan BLT karena dananya tidak cukup.

Kalau dikasih pasti terjadi konflik di daerah,” kata Rudy kepada wartawan, Jumat (17/4/2020).

Tidak cukupnya dana dikhawatirkan membuat bantuan tidak merata hingga terjadi kecemburuan sosial. Kepala desa juga tidak mau nantinya masyarakat protes karena tidak menerima bantuan.


Rudy menyebut kepala desa berharap dana bantuan sebaiknya dikurangi agar bisa dibagi rata.

“Desa maunya jangan Rp 600.000, Rp 200.000 bagi rata saja, tapi itu kan melanggar aturan,” kata Rudy.

Sementara Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan ada 450.000 KK yang diajukan kepala desa untuk mendapatkan bantuan. Rencananya, mereka akan diberi bantuan dari berbagai program, baik dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, juga pemerintah desa.

“Kita mengharapkan semua program-program tersebut bisa mengatasi 450.000 KK yang terdampak langsung sesuai ajuan dari desa,” kata Helmi.

Namun hingga saat ini, kata Helmi, bantuan dari pemerintah belum ada yang turun.

“Kita sudah mengimbau agar jangan panik, tapi yang terjadi di lapangan seperti itu,” kata Helmi. (*)
×
Berita Terbaru Update