Notification

×

Iklan

Iklan

.

Tag Terpopuler

Warga Desa Majelling Wattang Sidrap Berburu Parakang

Jumat, 24 Januari 2020 | 12:30 WIB Last Updated 2020-03-21T16:03:13Z
KabarDesa.Co.Id, Sidrap - Sudah satu minggu terakhir ini, warga Desa Majelling Wattang, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, resah dan takut. Warga setempat diresahkan adanya mahluk jadi-jadian alias hantu. Setiap malam, warga setempat ronda dan memburu hantu yang mereka sebut sebagai mahluk jadi-jadian.


Kisah warga Sidrap memburu hantu ini ramai beredar di media sosial. Video warga Sidrap memburu hantu di malam hari beredar di media sosial, sehingga jadi
perhatian netizen.


Dalam video yang beredar, sejumlah warga dengan senter berlari ke arah sebuah rumah panggung milik warga. Warga tersebut memburu makhluk jadi-jadian. Mereka berburu hingga ke kolong rumah warga.
Beberapa warga mengaku, mahluk jadi-jadian sudah seminggu meresahkan. Sehingga warga melakukan perburuan mahluk tersebut. “Tapi kalau akan ditangkap, mahluk itu menghilang,” kata salah seorang warga Desa Majelling Wattang.
Warga setempat menduga, mahluk jadi-jadian itu adalah ‘parakang’, yang dikenal sebagai manusia yang bisa berubah wujud. Hasil jelmaan manusia dalam bentuk ‘parakang’ ini, diyakini sangat menakutkan. Konon kabarnya, manusia yang menjelma parakang ini karena mempelajari ilmu hitam tapi gagal.
Pada Senin (20/1/2020) lalu, seorang warga setempat bernama Lamana, 60 tahun, mengaku diserang mahluk jadi-jadian itu. Lamana mengaku sempat berkelahi dengan mahluk aneh itu.
Cerita Lamana ini menyebar dan diyakini warga. “Menurut pengakuan Lamana, warga yang mengaku diserang mahluk jadi-jadian itu, dirinya diserang saat berada didalam WC. Menurut cerita Lamana, mahluk itu besar dan tinggi,” kata Kapolres Sidrap, AKBP Budi Mulyono kepada wartawan, Kamis (23/1/2020).
Lantaran warga resah, AKBP Budi mengatakan, pihaknya turun tangan untuk memberikan rasa aman kepada warga.
“Tetapi, selama sepekan ini, setiap malam ronda dan memburu mahluk jadi-jadian ini,” kata AKBP Budi, seraya mengatakan, pihaknya meminta masyarakat tetap tenang.
×
Berita Terbaru Update